November 8, 2026

Berbagai Sumber ;| Editor ;IrmaJaya

Komam Paser Kalimantan Timur;

Sedikitnya 4 sumber berita kompeten memperkaya “kisah”  karhutla di Kecamatan Muara Komam , dipastikan nyala api masih membara pada topografi pegunungan dan “menjilat” hutla dari bagian puncak.

Berbasis arsip media Kandilo.com tkk di Muara Komam mirip mirip seperti sambatan si “jago merah” ditilik Gn Malihat Kecamatan Batu Sopang.

Kondisi faktual Gunung dan atau tebing dimaksud karakteristik nya ; selain terjal ; tidak tersedia akses jalan dan jika dipaksakan akan mengancam keselamatan yang sepatutnya wajib dihindari.

Merujuk ke 4 sumber media Kandilo.com; laporan kejadian kemaren malam di QSY- menggunakan kode Q Orari oleh Edi Payau.

Berikut konfirmasi media Kandilo.com melalui Kapolsek Muara Komam AKP Alimuddin yang atas nama Kapolres Paser AKBP Sofyan, dimana dikesempatan berkomunikasi dengan media Kandilo.com mengakui tkk di Batu Butok topografi termasuk kategori sulit serta membahayakan, maka melalui “pendampingan” kepada warga perwira polisi dengan 3 balok dipundaknya meng edukasi.

“Kami himbau warga berjaga sekaligus berupaya membersihkan serta membuat sekat api di lingkungan belukar disekitar kediaman nya masing-masing”, tandas Alimuddin.

Rekan sejawat RAPI – Radio Antar Penduduk Indonesia Dumar panggilan udara nya menyebut bahwa semula api masih berjarak dari perumahan, namun seiring durasi kekeringan di pengaruhi pula arah dari hembusan angin , maka “slow but sure” api mulia mendekati pemukiman. “Lentikan api juga menambah daftar kebakaran diwilayah Selerong  berjarak ±5 kilometer dari Komam” , urainya.

Kemudian YB7UFE Drs. Sudirman kordinator Dukom ORARI Lokal Paser yang stand by di Posko TRC me report bukan hanya di Komam, Desa Rantau Panjang juga “tersengat” api hingga ketika supporting ketersediaan air membuat sebuah truk tangki  terperosok di sebuah jembatan kayu yang harus dilintasi. “Alhamdulillah setelah di tarik kendaraan lainya truk dimaksud bisa bertugas kembali ” pungkas Sudirman [P-5]

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *